Dynamic Blinkie Text Generator at TextSpace.net
Hello Kitty Touching Lip

Rabu, 10 Juli 2013

FF [Kyuhyun]The Story of Dream and Love- Part 1

Author              : Park Shin Hae a.k.a TSL
Genre               : Sad , romance
Rated               : PG 15+
Length              : Series
Main Cast         : Lee Hye In
                          Cho kyuhyun
Support Cast     : Lee Donghae
                          Yesung
                          Park Hwa Young
Desclaimer        : Fanfic ini asli buatan saya , murni dari hasil pemikiran saya. Semua cast milik Tuhan , keluarga dan para fans terkecuali Cast Lee Hye In dan Park Hwa Young adalah milik saya.
                          
No copy without my permission. No bash , please !

Dibuat pada bulan April 2013

Happy Reading


Author Pov
Tampak seorang perempuan yang berusaha membuka kedua mata indahnya secara perlahan. Masih terdiam membisu mengingat apa yang telah terjadi sebenarnya dan kenapa ia bisa berada ditempat seperti ini. Terlihat bingung tak mengerti apa- apa diwajah mungilnya itu atas keadaan sekitar. Ia berusaha mengingatnya namun kepalanya tak mampu sehingga membuat kepalanya begitu terasa sakit.

“ Hye In-ah , kau sudah sadar ?” , tanya seseorang yang tak lain adalah kakaknya Lee Donghae yang selalu menjaga , merawatnya dan bahkan menggantikan peran kedua orang tuanya yang telah terlebih dahulu meninggalkan mereka berdua menuju alam lain sekitar 10 tahun yang lalu.

“Ne, oppa. Eodiso ? Rumah sakit ?” Tanya Hye In yang masih menampakkan kebingungan diwajahnya sambil memutarkan kedua bola matanya melihat benda – benda yang berada didekatnya.

 “Ne , Hye In –ah” , jawab Donghae.

 “Aku mau keluar,ingin mencari udara segar. Bolehkan, oppa?” pinta Hye In.

 “ ANDWEE. Kau harus tetap berbaring. Ani… aniyo maksudnya kau harus tetap beristirahat” , balas Donghae terbata-bata seolah sedang menyembunyikan sesuatu.

“Tapi aku merasa bosan ,oppa”, pekik Hye In.

 “ Tidak boleh , Araso ?”, teriak Donghae kepada Hye In . Hye In menolaknya , ia tetap melakukannya namun ketika Hye In ingin membuka selimut yang sedari tadi yang digunakannya , begitu terkejut dan ditambah marahnya ia bahwa kaki kanannya sudah tidak ada.

 “ Oppa , ada apa dengan kakiku ?Kenapa seperti ini ? Katakan  , jebal ”, tangis Hye In menyesalinya. Donghae tak menjawab apa –apa melihat adiknya seperti itu. Merasa iba dan kesal terhadap dirinya yang tak bisa menjaga adik perempuannya itu.

 “Lebih baik aku mati dari pada aku hidup seperti ini tanpa kaki , bagaimana dengan cita- citaku dan eomma yang selama ini aku impikan?” ucap Hye In meratapi dirinya. Donghae memeluknya agar membuatnya merasa tenang.

Flashback On

“PROK…PROK..PROK”,tepukan tangan meriah dari semua penonton setelah menyaksikan pertunjukan seorang ballerina terkenal.

 “ Nae eomma daebak . Eommaga JJANG ” , ucap seorang gadis kecil yaitu Hye In yang berusia 12 tahun.

“Aniyo .Bukan eomma Hye In ”,celetuk Donghae yang mengejek adik perempuannya yang selisih 5 tahun darinya.

“ Eomma Hye In juga..aah…”, tangis Hye In.

 “Hye In cengeng” , ejek Donghae.
         
Appa..Donghae oppa..” rengek Hye In kepada ayahnya.
         
“Cup…cup… uljima Hye In-ah , anak appa yang cantik” , ucap Tuan Lee.
         
“Ne , nanti eomma marahin Donghae oppanya”, seru Nyonya Lee.
        
“ Oke , appa . Oke , eomma. Huh oppahuh. Nanti kalau Hye In sudah besar ,Hye In mau jadi ballerina kayak eomma” ,ucap Hye In kecil ceria.

“kalau kita berlibur kepantai minggu depan , eottohke?” , ajak Tuan Lee.

 “Cwegoda”, jawab Hye In dan Donghae serentak.

Seminggu Kemudian

 “ Libur tlah tiba. Libur tlah tiba.Hatiku gembira” , nyanyian Tuan Lee sekeluarga. Tiba – tiba mobil yang mereka tumpangi menabrak sebuah truk besar kencang sekali sehingga menyebabkan mereka terluka parah.

“Hye In teruskan cita- citamu menjadi seorang ballerina seperti eomma”, ucap Nyonya Lee. Kemudian menghembuskan napas terakhirnya. Dan begitu pula dengan appanya yang menyusul eommanya. Hye in merasa sangat sedih , tangisnya menjadi– jadi . Ia berharap ia juga menyusul kedua orang tuanya. Donghae berusaha menahan tangis didepan adiknya memperlihatkan begitu tegarnya ia sembari menenangkan adiknya dalam pelukkannya yang penuh dengan darah di baju mereka berdua.

Flashback Off

Author Pov End

Donghae Pov

Ya tuhan , begitu beratnya cobaan yang ku hadapi. Miris rasanya melihat adikku seperti ini. Ini adalah ketiga kalinya ia melakukan percobaan bunuh diri. Aku semakin takut atas keadaan Hye In sekarang. Untung saja aku sudah siap siaga , aku menghentikan tindakan Hye In yang ingin melukai pergelangan tangan kanannya dengan menggunakan pisau buah.
Aku membenci diriku. Aku kakak yang takberguna. Aku sudah gagal menjaga adikku. Apa kata eomma dan appa mengenai semua ini ? Aku sudah mengecewakan mereka. Tetapi sekarang aku pikir Hye In sudah sedikit baikkan , ia sudah berjanji tidak mengulanginya lagi walaupun masih terasa sedikit gelisah dipikiranku.

Donghae Pov End

Hye In Pov

Melewati hari – hari dirumah sakit membuatku merasa bosan apalagi melihat keadaan seperti ini. Sekarang aku catat, hanya sebuah tongkat yang membantuku berjalan. Cita – cita yang selalu ingin ku capai sudah hancur. Aku sudah mengecewakan eommaku. Dari kecil aku sudah berlatih dan menyiapkan semuanya untuk menjadi seorang ballerina meneruskan eommaku. Semua telah hancur . Hancur berantakan. Aku sudah lelah dengan semua ini.

Hye In Pov End

To be continue >>>

Tidak ada komentar:

Posting Komentar