Author : Park Shin Hae a.k.a TSL
Genre : Sad , romance
Rated : PG 15+
Length : Series
Main Cast : Lee Hye In
Cho kyuhyun
Support Cast : Lee Donghae
Yesung
Park Hwa Young
Desclaimer : Fanfic ini asli buatan saya , murni dari hasil
pemikiran saya. Semua cast milik Tuhan , keluarga dan para fans
terkecuali Cast Lee Hye In dan Park Hwa Young adalah milik saya.
No copy without my permission. No bash , please !
Dibuat pada bulan April 2013
Happy Reading
Author Pov
“Aku sangat
menyayangi kedua orangtuaku terutama eomma . Aku tak pantas hidup. Aku
tak bisa menepati janjikukepada eomma” , tangis Hye In berdiri diatas
atap gedung rumah sakit.
“Mianhae oppa” , ucap Hye Inmenutupkan kedua matanya dan akan terjun dari atas balkon rumah sakit.
Namun ,tiba –tiba seorang namja menariknya sehingga tindakannya itu gagal.
“ Neo michosseo ?”, bentak Yesung.
“ Ne , waeyo ?. Dan aku tak mau hidup lagi” , balas Hye Intak mau kalah.
Yesung
menarik tangannya danmembawa Hye In menuju suatu tempat yang bisa
membuat Hye in tenang. Terdapatsebuah danau indah dibelakang rumah
sakit. Mereka berdua duduk dikursi tamanitu. Awalnya Hye In menolak
namun ia tetap luluh atas ajakan Yesung itu.
“ Kenapa kau ikut campur ha ?”Tanya Hye In.
“ Tindakan mu itu salah. Takbisakah kau menyelesaikannya dengan kepala dingin ?” , jawab Yesung.
“ Apa urusanmu ? Kau tak mengerti ?”, bentak Hye In kesal.
“ Aku hanya ingin menolongmu. ”,balas Yesung.
Tanpa disadari Hye In mencurahkanseluruh perasaannya kepada Yesung.
Menceritakan semuanya. Ia merasa begitunyaman berada disamping Yesung.
Yesung pun mengerti apa yang dirasakan Hye In.
“ Kau masih lebih beruntung daripadaaku. Aku terlahir tanpa seorang
ayah. Saat aku berusia 5 tahun , ibukumembuangku. Aku tidak mempunyai
keluarga lain. Aku hidup di jalanan. Mencarisisa-sisa makanan di tong
sampah , tidur didepan toko orang dan selalu diusir.Kemudian aku
diadopsi oleh orang kaya. Namun mereka memperlakukanku sepertibudak. Aku
tidak tahan dengan semua itu,aku pun melarikan diri dari rumah itutanpa
sepengetahuan mereka. Akhirnya aku tinggal di jalanan lagi.
Dan
sampai akhirnya seorang pamanmengajakku tinggal bersamanya setelah ia
mendengar aku yang bernyanyi sebuahlagu untuk mendapatkan uang. Awalnya
aku tak percaya , aku takut kejadian duluterulang kembali. Ternyata
paman itu mempunyai sekolah seni. Ia sangatlah baik, ia menganggaku
seperti anaknya sendiri.
Ia mengajariku bernanyi ,
namun sekarang ia telah meninggal dunia . Danakhirnya aku sekarang
menjadi seorang guru vokal disekolah itu bahkan aku jugamenjadi pemilik
sekolah itu sekarang”,cerita Yesung lantas membuat Hye in terdiamdan
meneteskan air matanya.
“Bisa kita pulang
sekarang ? Akuberjanji aku tidak akan melakukannya lagi. Lagi pula aku
masih mempunyaiseorang oppa yang sangat menyayangiku”,ucap Hye In.
“Ini ruanganmu ?”, Tanya Yesung.
“Ne , Kamsahamnida Yesung-ssi” , jawab Hye In
“ Hye In–ah,dari mana saja kau?Oppa sangat mencemaskanmu”, teriak Donghae tak menyadari ada orang laindisampingnya.
“Hanya mencari udara segar” ,jawab Hye In .
“ Donghae – ya”, panggil Yesung
“ Ne , oh.. Yesung-ah. Kau bersama Hye In tadi?” balas Donghae.
“Ne , Hye In- ssi yeodongsaengmu . Hye In-ssi , Donghae-ya aku pamit ya”, ucap Yesung.
“Ne
, Yesung ssi. Kamsahamnidauntuk yang tadi” , Hye In tampak bahagia di
wajahnya sambil melambaikan tangannyakearah Yesung yang sedang pergi.
“ Untuk yang apa ? Bagaimanakalian bisa saling kenal ?”, Tanya Donghae bingung.
“ Oppa , tidak perlu tahu”, jawabHye In singkat.
Author Pov End
Hye In Pov
Hari ini adalah hari yang palingindah. Yesung-ah. Kenapa aku memikirkan
dia ? Apa mungkin aku.. ah tidakmungkin. Tapi kenapa aku merasa begitu
nyaman berada disamping dia. Dia sudahmenyadarkanku. Kenapa dia begitu
perhatian kepadaku ? Kenapa aku merasa sepertiini ? Semoga saja aku
masih bisa bertemu dengan dia. Ah sudah lupakan. Lebihbaik aku tidur
karena besok aku harus siap untuk pemasangan kaki palsuku.
Hye In Pov End
Author Pov
“BagaimanaHye
In- ah sudah lebih baikkan ? Berjanjilah kepada oppa bahwa kau akan
terusbersama oppa”, ucap Donghae sembari mengelus rambut Hye In dengan
menggunakantangannya. Hye In tersenyum mendengar perkataan kakaknya itu.
Ia tersadar bahwakakaknya begitu menyayanginya. Ia ingin terus hidup
demi kakaknya.
“ Hai , Hye In-ssi . HaiDonghae-ya”, sapa Yesung.
“ Yesung-ssi. Kenapa kau selalu ada disini ?” Tanya Hye In.
“ Siapa yang sakit ? Kau ?” lanjutDonghae
“ Aniyo. Aku hanya menjengukseseorang”, jawab Yesung.
“ oh. ..begitu” , ucap Donghae
“ Donghae –ya boleh aku mengajakyeodongsaengmu jalan- jalan ?” , Tanya Yesung
“ Ne , asalkan kau kembalikan lagioke”, jawab Donghae sambil bergurau.
Lagi – lagi Yesung mengajak Hye In ke Danau. Namun kaliini lain
suasananya sedikit canggung diantara mereka. Untuk mencairkan suasanaitu
, Hye In pun bernyanyi.
Sorry Sorry Sorry Sorry
Naega naega naega meonjeo
Negenege nege ppajyeo
Ppajyeo ppajyeo beoryeo baby
ShawtyShawty Shawty Shawty
Nuni busyeo busyeo busyeo
Sumimakhyeo makhyeo makhyeo
Naega michyeo michyeo baby
Bwara Mr. Simple, Simple geudaeneungeudaeneun geudaero muhtjyuh
Bwara Mr. Simple, Simple geudaeneun geudaero yeppuh (SJ Call!)
Bwara Mr. Simple, Simple geudaeneun geudaeneun geudaero muhtjyuh
Bwara Mr. Simple, Simple geudaeneun geudaero yeppuh (SJ Call!)
Karena terbawa suasana , Yesung punikut menyanyi.
“ Kau suka Super Junior juga , Yesung-ssi ?” , tanya Hye In kegirangan
“ Ne, neomu joahyo
, Hye In-ssi . Ternyata suara kamu sangatindah. Bagaimana kalau kamu
mengembangkan kemampuanmu dalam bernyanyi ?Bersekolah di sekolah seni
milikku” , ucap Yesung.
To be continue >>>





Tidak ada komentar:
Posting Komentar